Selamilah dasar samudra,,
Dan temukanlah mutiara mu,,
Walau begitu dalam dan gelap,,
Yakinlah bahwa kau mampu membawanya ke daratan,,,
Mengenal diri
sendiri amat penting dalam hidup ini. Sebab orang yang mengenal dirinya akan
mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Ia akan pandai menempatkan diri dalam
pergaulan. Juga mampu mengelola kelebihannya (potensi) untuk meraih
keberhasilan hidup di masa depan.
Setiap manusia memiliki
bermacam-macam potensi diri yang dapat dikembangkan. Tidak sedikit manusia
belum sepenuhnya mengembangkan dan menggunakan potensi yang ada pada dirinya.
Hal ini terjadi dikarenakan mereka belum atau bahkan tidak mengenal potensi dirinya
dan hambatan-hambatan dalam pengembangan potensi diri tersebut. Mampu
mengembangkan potensi diri merupakan dambaan setiap individu. Mampukan
seseorang mengembangkan potensi dirinya secara efektif? Itu bergantung pada
motivasi diri, karena pengembangan potensi diri merupakan suatu proses yang
sistematis dan bertahap. Tahapan pengembangan potensi diri tersebut antara lain
melalui pengenalan dan pengukuran
potensi diri, menentukan konsep diri, mengenal hambatan-hambatan serta
aktualisasi diri.
Potensi pada diri
manusia merupakan salah satu pembeda antara individu yang satu dengan lainnya.
Adapun potensi tersebut dapat diklasifikasikan sebagai: 1) kemampuan dasar,
seperti tingkat intelegensia, logika, kemampuan abstraksi dan daya tangkap; 2)
sikap kerja, seperti ketekunan, ketelitian, tempo kerja dan daya tahan terhadap
stres; 3) kepribadian, yaitu pola menyeluruh semua kemampuan, perbuatan serta
kebiasaan seseorang, baik yang jasmaniah, mental, rohani, emosional maupun
sosial.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan
untuk menggali potensi diri adalah :
1. Mencatat kelebihan dan kekurangan
kita. Ambil waktu yang luang dan tenang untuk melakukan hal ini. Lalu biarkan
pikiran kita menjelajah masa lalu. Catat prestasi-prestasi yang pernah kita
lakukan, sifat-sifat kita yang baik atau yang kurang baik atau kesukaan (hobi)
yang kita miliki. Bisa juga kita minta bantuan orang yang kita percayai dan
mengenal diri kita secara dekat untuk ditanyai tentang apa sebenarnya kelebihan
dan kekurangan kita.
2. Untuk membantu mengenal kelebihan dan
kekurangan diri dekatkan diri kita kepada Allah SWT. Dengan beribadah, Allah
akan memberikan banyak hidayah kepada kita, termasuk lebih mengenal diri
sendiri. “Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu
Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang
yang fasik”. (QS. 59 :19).
3. Gunakan catatan itu untuk memperbaiki
kekurangan kita. Sebaliknya, menggunakan kelebihan yang kita miliki untuk
merancang cita-cita yang sesuai dengan potensi (kelebihan) yang kita miliki.
4. Jangan lakukan mengenal diri hanya
dengan mengenal kekurangan diri kita saja. Sebabnya dampaknya membuat kita
menjadi minder. Apalagi jika kekurangan tersebut adalah kekurangan yang
dicapkan orang lain kepada kita. Jangan hidup dengan label yang diberikan orang
lain kepada kita padahal kita belum tentu seperti itu. Misalnya, kita percaya
bahwa kita orang malas hanya karena beberapa orang mengatakan hal itu, padahal
sebenarnya kita adalah orang yang rajin.
5. Mengenal diri sebenarnya bukan hanya
siapa diri kita pada saat ini, tapi juga siapa diri kita di masa mendatang
(konsep diri). Oleh sebab itu, kita bisa membentuk diri kita seperti apa yang
kita kehendaki. Caranya, masukkan terus menerus pikiran positif seperti apa
diri kita di masa mendatang. Yakin bahwa kita bisa berubah seperti apa yang
kita mau. Niscaya diri kita di masa mendatang akan lebih baik dari diri kita di
masa kini (terjadinya peningkatan kualitas diri).
“Sesungguhnya Allah telah meletakan
kemuliaan pada setiap diri seseorang, dimana dalam setiap jiwa manusia telah
ada benih bunga mawar yang tertanam dan bunga mawar itu pun akan merekah. Namun
sayang, ada sebagian dari kita yang hanya melihat durinya yang tumbuh. Hanya
merasakan kelemahan pada dirinya. Sehingga dalam menjalani kehidupan di penuhi dengan
kepesimisan seolah menolak keberadaan dirinya dan tak pernah memahami potensi
yang dimilikinya. Sahabat,,, sebenarnya kita dapat menemukan mawar indah yang
tumbuh dalam jiwa kita, yang mana itu adalah kelebihan kita yang dapat mencapai
suatu keberhasilan. Maka sadarilah keberadaan mawar itu dan abaikanlah durinya”
By: Nilam
Angraini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar